
Federico Dimarco Bisa Jadi Solusi Gratis Manchester United di Bek Kiri (pinterest)
MANCHESTER - Manchester United masih memiliki pekerjaan rumah di posisi bek kiri setelah gagal mendatangkan pemain baru hingga penutupan bursa transfer musim panas. Situasi tersebut membuat Luke Shaw menjadi pilihan utama, sementara opsi pelapis yang tersedia belum sepenuhnya meyakinkan.
Kondisi ini cukup berisiko mengingat Shaw harus menghadapi jadwal yang lebih padat musim ini seiring kembalinya Manchester United ke Liga Champions. Pada musim sebelumnya, bek asal Inggris tersebut tampil dalam seluruh 38 pertandingan liga.
United sebelumnya sempat mengarahkan perhatian kepada sejumlah pemain muda, termasuk Myles Lewis-Skelly dari Arsenal dan Lewis Hall milik Newcastle. Alejandro Balde dari Barcelona juga dikaitkan dengan klub, tetapi tidak ada kesepakatan yang terwujud hingga bursa ditutup.
Patrick Dorgu kemungkinan kembali digunakan dalam peran yang lebih ofensif, sedangkan Harry Amass masih membutuhkan pengalaman. Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui memang bisa dimainkan di sektor kiri, tetapi keduanya secara natural lebih nyaman beroperasi di sisi kanan.
Dimarco Jadi Opsi Menarik
Dalam situasi tersebut, Federico Dimarco berpotensi menjadi solusi jangka menengah bagi United. Bek kiri Inter Milan itu memiliki kontrak hingga 2027, sehingga Setan Merah bisa berupaya mendapatkannya tanpa membayar biaya transfer apabila sang pemain tidak memperpanjang masa baktinya.
Dimarco kini berusia 28 tahun dan telah mencatatkan lebih dari 200 penampilan bersama Inter. Ia juga menjadi bagian penting dari keberhasilan klub meraih dua gelar Serie A serta dua kali mencapai final Liga Champions.
Produktivitasnya menjadi salah satu alasan utama mengapa Dimarco menarik perhatian. Musim lalu, ia membukukan tujuh gol dan 18 assist dalam 35 pertandingan Serie A ketika dimainkan sebagai wing-back.
Gaya bermain tersebut bisa memberikan tambahan kreativitas bagi United dari sisi kiri. Meski perlu beradaptasi dengan sistem empat bek yang lebih umum digunakan di Old Trafford, kemampuan menyerang Dimarco dapat menjadi aset penting.
United bahkan berpeluang membuka pembicaraan lebih awal. Ketika memasuki enam bulan terakhir kontraknya, Dimarco secara teoritis dapat menandatangani perjanjian pra-kontrak dengan klub asing. Alternatif lainnya adalah mencoba mendatangkannya pada Januari dengan biaya lebih rendah jika Inter tidak ingin kehilangan sang pemain secara cuma-cuma.
Menariknya, kontrak Shaw juga memasuki periode akhir. Karena itu, Dimarco bukan hanya bisa menjadi pelapis, tetapi juga kandidat pengganti sang bek Inggris.
Untuk sementara, United masih bergantung kepada kebugaran Shaw. Namun, jika peluang mendapatkan Dimarco secara gratis terbuka, sulit bagi Manchester United untuk mengabaikan kesempatan tersebut.***
